Selasa, 10 Januari 2017

Objek IPA dan Pengamatannya (Kegiatan 3)

PENDAHULUAN
A.     Satuan Sistem Internasional

Satuan baku yang digunakan oleh negara-negara di dunia sangat bermacam-macam. Amatilah Gambar 15 di bawah ini.



Istilah Asing
*    Themperature: suhu
*    Rainfall: curah hujan
*    Wind speed: kecepatan angin
*    Humidity: kelembaban
*    in singkatan dari inchi
*    mph singkatan dari miles per hour (mil per jam)


Dengan adanya perbedaan satuan yang digunakan oleh negara-negara di dunia, komunikasi antar ilmuwan di seluruh dunia menjadi rumit. Oleh karena itu, ilmuwan di seluruh dunia membuat kesepakatan tentang penggunaan satuan baku yang disepakati oleh seluruh dunia. Satuan tersebut disebut sebagai Satuan Sistem Internasional. Satuan Sistem Internasional digunakan untuk mengomunikasikan hasil pengukuran di seluruh dunia. Dengan sistem internasional, orang-orang di seluruh dunia lebih mudah dalam berkomunikasi.
A.     Sistem Metrik
Satuan Sistem Internasional menggunakan sistem metrik yang memanfaatkan awalan. Awalan didasarkan pada bilangan 10 berpangkat. Awalan digunakan untuk mempermudah menyatakan atau menuliskan hasil pengukuran yang terlalu besar atau terlalu kecil. Perhatikan contoh berikut.

Gambar 16. Pulau Jawa
(Sumber: map-bms.wikipedia.org)
Gambar 17. Virus H5N1
times.com)
1.      Panjang pulau Jawa adalah 1.050.000 meter.
Angka 1050000 meter dapat dituliskan sebagai 1.050 x 103 meter.
Pada sistem metrik, 103 setara dengan kilo. Oleh karena itu, panjang Pulau Jawa sama dengan 1.050 kilometer.
2.      Ukuran virus H5N1 (flu burung) adalah 0,000000081 m.
Angka tersebut lebih mudah dituliskan sebagai 81 x 10-9 m. Pada sistem metrik, 10-9 setara dengan nano. Dengan demikian ukuran virus lebih singkat dituliskan dengan 81 nanometer atau 81 nm.

Untuk lebih memahami sistem metrik, bacalah Buku IPA Kurikulum 2013 pada halaman 8-9.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar